(Seuntai Prolog Kebangkitan Perlawanan)
Oleh : Syamsul Ma’arief
Ketua Umum KAMMI Daerah Bandung
Bismillah…
Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta
orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan
dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang
nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan".
(QS At-Taubah : 105)
Tanpa terasa satu tahun sudah perjalanan ini kita tempuh. Banyak suka
dan duka yang telah kita lewati bersama. Ada romantika, emosi jiwa,
juga keringat dan air mata telah membasahi kegersangan padang ujian
yang kita lewati. Beberapa rencana direvisi dan tidak sedikit posisi
yang terganti. Namun kita tidak boleh berhenti bersyukur, karena Allah
hanya mengutus mereka yang terpilih –the special one- untuk meneruskan
risalah para Nabi dan Rasul. Allah hanya mempercayakan kepemimpinan
semesta ini pada mereka yang memang pantas diuji.
Mimpi awal kita adalah mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan
masyarakat kota Bandung. Kita ingin masyarakat kota Bandung dan
sekitarnya (Kab. Bandung, KBB, Cimahi) dapat berdiri di atas kakinya
sendiri. Berdaya atas potensi yang mereka miliki. Sungguh merupakan
suatu hal yang ironi jika sampai ada “petani yang mati kelaparan di
dalam lumbung padi”. Selain itu kita pun pernah bercita-cita untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat kota Bandung melalui advokasi
kebijakan-kebijakan pemerintah baik di tingkat nasional, propinsi
maupun kota yang dapat menghalangi terwujudnya cita-cita mulia tersebut.
Namun dalam perkembangannya banyak ujian dan cobaan yang mendera.
Kesibukan akademis dan tugas akhir, multi amanah di beberapa wajihah,
ataupun disibukkan dengan misi pencarian maisyah dan ‘aisyah. Tidak
lupa pula tugas menunaikan bakti pada orang tua dan keluarga yang
menjadi kewajiban utama kita sebagai seorang anak. Apalagi menurunnya
kondisi fisik beberapa pengurus menyebabkan beberapa agenda ragu untuk
dieksekusi. Namun semoga itu semua tidak menjadi pemberat
pertanggungjawaban atas hisab amanah kita di hari kiamat. Sesungguhnya
tugas kita hanyalah berusaha dan berikhtiar, karena sisanya biarkan
Allah yang menjalankan peranNya.
Menyadari adanya berbagai tabir keberhasilan agenda kita, maka memasuki
gelombang kedua masa jihad ini, perlu dilakukan beberapa pembenahan
baik dari internal maupun eksternal. Sesuai dengan pesan dari penghulu
para Nabi, Muhammad SAW, “Barang siapa yang hari ini lebih buruk dari
hari kemarin, maka ia merupakan golongan orang yang dilaknat oleh Allah
SWT..”. Untuk itu, ada satu cita-cita baru untuk kita perjuangkan
bersama pada gelombang kedua masa jihad ini, yaitu “Terwujudnya Bandung
BERSIH 2011”. Dan Musyawarah Kerja 2 KAMMI Daerah Bandung (10-11 April
2010) harus menjadi momentum kebangkitan perlawanan kita.
BERSIH yang akan kita perjuangkan adalah Bandung yang BERSIH dari
penyakit masyarakat seperti korupsi, judi, prostitusi, dan minuman
beralkohol. Maksudnya juga adalah Bandung yang BERSIH dari dari
kemacetan, banjir, jalan berlubang, sampah yang membusuk dan juga
pelayanan buruk birokrasi serta premanisme yang meresahkan masyarakat.
Dalam aspek internal, kita mengharapkan pada tahun 2011, KAMMI Bandung
akan BERSIH dari virus pemecah ukhuwah, pengangguran kader, kinerja
yang tidak tuntas dan tidak profesional.
Begitupun dalam aspek gerakan eksternal. KAMMI harus kembali kepada
mainstream gerakannya sebagai gerakan moral, gerakan intelektual,
gerakan sosial politik dan juga gerakan ekstra parlementer. KAMMI harus
BERSIH dari intrik politik elit dan partai politik. KAMMI harus tetap
mempertahankan interdependensinya dari berbagai kepentingan. KAMMI
harus tetap menjaga kredibilitasnya yang BERSIH dari aksi anarkis,
separatis dan oportunis.
Mungkin terdengar mustahil untuk mewujudkan itu semua hanya dalam waktu
satu tahun sisa kepengurusan. Tapi kita semua yakin bahwa janji Allah
yang paling pasti, “..Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong
(agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan
kedudukanmu..”. Kita ingin membuktikan sekali lagi pada sejarah, bahwa
Umar bin Abdul Aziz dengan kesungguhannya dapat merubah umatnya hanya
dalam waktu 2,5 tahun.
Maka janganlah menjadi lemah dan berputus asa. “Sesungguhnya
orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka
meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka
(dengan mengatakan): "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu
merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang
telah dijanjikan Allah kepadamu..". Maka bergembiralah dengan transaksi
paling menguntungkan ini, dan sampai jumpa di tempat peristirahatan
yang abadi.
Wallahua’lam…***
Bandung, Ahad 21 Februari 2010 21:49
-Akira Dalta-
| Comments |
|
Hak Cipta © PSDO KAMMI Jawa Barat 2010 All Rights Reserved. Diperbolehkan menyalin konten situs ini dengan menyertakan sumbernya.
Isi tulisan merupakan Hak Cipta dari pemiliknya. PSDO KAMMI Jawa Barat tidak bertanggung jawab atas isi tulisan tersebut.
Powered by Joomla. Template 'pjo_pickjoomla' by pickjoomla.com. Heavily modified by Mif Al Ghafiqi.