Detik Bandung - Setelah gagal menembus barisan polisi yang mengamankan Jalan Taman Sari yang menuju Sabuga, sekitar 200 mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan salat ashar di tengah jalan. Aksi mereka ini pun diikuti para polisi.
Aksi dorong mendorong antara massa KAMMI dan polisi berlangsung sekitar satu jam. Sekitar pukul 15.00 WIB, Jumat (15/5/2009), para demonstran yang tadinya berusaha menembus pengamanan polisi yang menghadang dengan tiga lapis barikade, menghentikan aksi mereka untuk melakukan salat ashar.
Mereka wudhu secara tayumum, sementara spanduk dan bendera yang mereka bawa, dijadikan alas untuk salat yang tempatnya persis di tengah Jalan Taman Sari di depan Kebun Binatang Bandung.
Ketika mahasiswa salat, sekitar 100 polisi pun duduk dan beristirahat. Setelah mahasiswa selesai salat, para polisi melakukan shalawat dan mengucapkan kalimat-kalimat asmaul husna, sambil tetap duduk.
Aksi para demonstran dan polisi ini menarik perhatian puluhan warga dan pedagang sekitar. Tidak selesai sampai di situ saja, pertunjukan dua kubu yang tadinya saling dorong ini masih berlanjut.
Giliran mahasiswa yang kemudian meminta polisi untuk bergantian salat. Tawaran ini pun diterima polisi, yang shalat menggunakan alas yang sebelumnya dipakai para mahasiswa. Selanjutnya giliran mahasiswa membacakan ayat-ayat alquran.
Hingga pukul 16.00 WIB, massa masih bertumpuk di depan Kebun Binatang Bandung. Sementara ruas jalan dari Taman Sari menuju Ganesa macet total.
| Comments |
|
|
|||||||||
|
|||||||||
Hak Cipta © PSDO KAMMI Jawa Barat 2010 All Rights Reserved. Diperbolehkan menyalin konten situs ini dengan menyertakan sumbernya.
Isi tulisan merupakan Hak Cipta dari pemiliknya. PSDO KAMMI Jawa Barat tidak bertanggung jawab atas isi tulisan tersebut.
Powered by Joomla. Template 'pjo_pickjoomla' by pickjoomla.com. Heavily modified by Mif Al Ghafiqi.