Home
Dilema Anti Demokrasi

Berbicara masalah demokrasi dan islam adalah membicarakan sesuatu yang cukup krusial bagi keberlangsungan kehidupan bernegara di Indonesia,percdebatan panjang masalah demokrasi, islam secara historis telah di lakuka oleh founding father kita. Yang paling menarik adalah perdebatan antara soekarno dan Muhammad Natsir yang begitu luar biasa pada siding konstituante. Ada yang setuju terhadap demokrasi dan ada pula yang anti demokrasi, tapi tidak mengapa itu adalah pilihan politik yang menjadi dasar dan di hargai dalam demokrasi sendiri. Walaupun tanpa disadari orang yang mengutuk demokrasi pun hari ini sedang menikmati buah dari demokrasi di Indonesia. Ada hal yang penting yang harus di bicarakan pada kesempatan hari ini mengenai reposisi wacana universal antara demokrasi dan islam ,islam dan nasionalisme dalam konteks ke indonesiaan.

Selengkapnya...
12 TAHUN KAMMI MENATA INDONESIA (Membumikan Ideolog, Mengispirasi Indonesia)
Selasa, 16 Maret 2010 09:58

Oleh: Syamsudin Kadir

(Kaderisasi KAMMI Periode 2008-2010)

 

“Jangan berhenti tangan mendayung,nanti arus membawa hanyut”

(Mohammad Natsir, 17 Agustus 1951)

 

 

Apakah dirimu pernah membaca tulisan Akhi Imron Rosyadi tentang KAMMI? Bagi yang belum, tak salah kiranya bagiku untum cantumkan di sini. Ada sebuah tulisan yang membuatku terkesima; benar-benar membuatku tersadarkan. Tulisan beliau yang berjudul “Namaku KAMMI: An autobiographical sketch” telah membuatku bertambah jatuh cinta kepada KAMMI. Kini tulisan ini sudah dimasukkan sebagai salah satu tulisan buku “Mengapa Aku Mencintai KAMMI: Serpihan Hati Para Pejuang” yang diterbitkan oleh penerbit Muda Cendekia, Bandung Maret 2010. Kalau dirimu membaca buku “Mengapa Aku Mencintai KAMMI: Serpihan Hati Para Pejuang”, itu adalah judul dan tagline yang sengaja kuberi untuknya. Di buku sederhan itu kutulis pengantar yang berjudul “Karena Mereka Elang Muda!”. Bukan karena KAMMI dan kader-kader KAMMI kujadikan sebagai thogut, namun itulah kata-kata yang menjadi “juru bicara” terbaik bagi pikiranku selama ini. Terutama ketika tersemangati oleh obsesiku melalui Muda Cendekia untuk membukukan semua ide atau gagasan dan apapun yang ada di KAMMI, potensi dan keunikan kader-kadernya.

Selengkapnya...
 
Dilema Anti Demokrasi
Selasa, 16 Maret 2010 09:42

Berbicara masalah demokrasi dan islam adalah membicarakan sesuatu yang cukup krusial bagi keberlangsungan kehidupan bernegara di Indonesia,percdebatan panjang masalah demokrasi, islam secara historis telah di lakuka oleh founding father kita. Yang paling menarik adalah perdebatan antara soekarno dan Muhammad Natsir yang begitu luar biasa pada siding konstituante. Ada yang setuju terhadap demokrasi dan ada pula yang anti demokrasi, tapi tidak mengapa itu adalah pilihan politik yang menjadi dasar dan di hargai dalam demokrasi sendiri. Walaupun tanpa disadari orang yang mengutuk demokrasi pun hari ini sedang menikmati buah dari demokrasi di Indonesia. Ada hal yang penting yang harus di bicarakan pada kesempatan hari ini mengenai reposisi wacana universal antara demokrasi dan islam ,islam dan nasionalisme dalam konteks ke indonesiaan.

Selengkapnya...
 
Meretas Perjalanan Gelombang Kedua
Minggu, 21 Februari 2010 22:25

(Seuntai Prolog Kebangkitan Perlawanan)

Oleh : Syamsul Ma’arief

Ketua Umum KAMMI Daerah Bandung


Bismillah…

Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan".
(QS At-Taubah : 105)


Tanpa terasa satu tahun sudah perjalanan ini kita tempuh. Banyak suka dan duka yang telah kita lewati bersama. Ada romantika, emosi jiwa, juga keringat dan air mata telah membasahi kegersangan padang ujian yang kita lewati. Beberapa rencana direvisi dan tidak sedikit posisi yang terganti. Namun kita tidak boleh berhenti bersyukur, karena Allah hanya mengutus mereka yang terpilih –the special one- untuk meneruskan risalah para Nabi dan Rasul. Allah hanya mempercayakan kepemimpinan semesta ini pada mereka yang memang pantas diuji.

Selengkapnya...
 
AGENDA KAMMI KOMISARIAT UPI
Jumat, 05 Februari 2010 09:14

LAUNCHING POLITIC'S INSTITUTE

Waktu : 27 februari 2010

Pukul : 09.00 - 12.00

Tempat : Auditorium PKM UPI Lantai 2

Tema : menciptakan momentum kebangkitan dengan mewujudkan generasi mahasiswa yang cerdas, peka, dan religius

Pemateri : Rijalul Imam S.Hum (Ketua KAMMI Pusat)

Bagi yang berminat untuk mengikuti agenda tersebut, segera daftarkan diri anda melalui sms dengan format:

(Nama_Jurusan_Kampus)

kirim ke : 085295289268 (Ikhwan)

             085220674561 (Akhwat)

Buruan daftar....

 
Menyambut Momentum 100 Hari SBY-Boediono
Selasa, 26 Januari 2010 21:59

(Seuntai Prolog Kebangkitan Perlawanan)

Oleh : Syamsul Ma’arief
Ketua Umum KAMMI Daerah Bandung
 

Memasuki detik-detik akhir menjelang momentum 100 hari masa kepemimpinan SBY-Boediono, situasi dan kondisi terasa mulai memanas. Tidak hanya di Jakarta sebagai pusat pemerintahan, bahkan aura demonstrasi besar-besaran mulai menghangat di sejumlah daerah. Tidak hanya kalangan mahasiswa, kalangan buruh, tani, dan berbagai elemen gerakan pun mulai mempersiapkan diri menyambut tanggal 28 Januari 2010.

Di pihak lain, pemerintah pun tidak tinggal diam. Setelah membuat kesepahaman antar partai politik anggota koalisi, SBY mengumpulkan sejumlah petinggi lembaga negara. Dalam salah satu acara di media elektronik, pakar komunikasi politik, Effendi Ghazali menjelaskan bahwa dalam komunikasi politik yang dilakukan SBY kepada para petinggi lembaga negara tersebut, ada tiga hal yang patut diperhatikan. Yang pertama adalah niat. SBY menjelaskan bahwa niat atau maksud beliau mengumpulkan para petinggi lembaga negara tersebut adalah sebagai ajang silaturahim. Selain itu juga tercium aroma “pengkondisian” para petinggi lembaga negara untuk menjaga stabilitas politik di Indonesia.

Selengkapnya...
 
Pendidikan Agama
Senin, 23 November 2009 09:11

PENDIDIKAN AGAMA

PEMBUKA INVESTASI JITU

BAGI PEMBANGUNAN INDONESIA

 

Risma Kharisma
KAMMI Komsat UPI Bandung
Mahasiswa UPI Bandung
Jurusan Administrasi Pendidikan
Semester 7

 

            Kenapa saya memilih judul artikel ini? Karena menurut saya isinya menarik. Kenapa menarik? Karena pendidikan merupakan kunci kesuksesan bagi sebuah Negara. Jika pendidikan dapat tertata dengan baik maka pembangunan Indonesia akan berjalan lancar. Saat ini kondisi pendidikan di Indonesia sangat memprihatinkan. Untuk itu perlu dibangkitkan kembali dengan menempatkan pendidikan agama sebaga kunci utamanya. Karena letak kebangkitan suatu bangsa berawal dari pendidikannya yang sukses baik dari sisi Iptek maupun Imtaq.

Selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Login Form

Salam Ukhuwah


ShoutMix chat widget

Admin Online

JoomlaWatch Stats 1.2.9 by Matej Koval

Kliping Media

Usai Dorong-dorongan, KAMMI dan Polisi Salat Ashar di Tengah Jalan

Detik Bandung - Setelah gagal menembus barisan polisi yang mengamankan Jalan Taman Sari yang menuju Sabuga, sekitar 200 mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan salat ashar di tengah jalan. Aksi mereka ini pun diikuti para polisi.

Selengkapnya...
 
Mahasiswa KAMMI Tolak Pencalonan Tokoh Lama

TEMPO Interaktif, Bandung: Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Daerah Jawa Barat melakukan aksi unjuk rasa menjelang deklarasi pencalonan SBY-Boediono menjadi Calon President dan Wakilnya di Sasana Budaya Ganesa Bandung. "KAMMI Jabar menolak pencalonan kembali SBY, Mega dan JK karena mereka peminpin gagal," ujar Andiyana Ketua KAMMI Jabar.Jum'at, (15/5).

Selengkapnya...
 
Demo KAMMI Sambut Deklarasi SBY-Boediono

Detik Bandung - KAMMI Jabar menggelar demonstrasi mengkritik deklarasi SBY-Boediono. Sekitar 200 orang bergerak dari Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat di Jalan Dipati Ukur menuju Kebun Binatang Bandung, Jalan Taman Sari.

Selengkapnya...
 
KAMMI Jawa Barat Tolak Mega, SBY, dan JK

Suara Merdeka Cybernews - Jakarta, CyberNews. KAMMI Jawa Barat menilai Megawati, SBY, dan JK sebagai sosok yang gagal memimpin Indonesia. Karena itu, KAMMI menyatakan menolak pencapresan ketiga tokoh tersebut.

"Kami menolak pemimpin gagal yaitu Megawati, SBY, dan JK untuk memimpin Indonesia," tegas KAMMI Jawa Barat dalam siaran persnya kepada SM CyberNews, Jumat (15/5).

Selengkapnya...
 
KAMMI Tolak Cawapres Kaki Tangan Kepentingan Asing

Media Indonesia - BANDUNG--MI: Sekitar 150 aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jawa Barat, Jumat (15/5) berunjuk rasa menolak capres dan cawapres yang menjadi kaki tangan kepentingan asing.

Aksi yang digelar aktivis mahasiswa itu berlangsung di sela-sela persiapan Deklarasi pasangan capres/cawapres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono yang akan digelar di Sasana Budaya Ganesha ITB Kota Bandung, Jumat (15/5) malam.

Selengkapnya...
 

KAMMI Bandung Online

KAMMI Garut Online