Home
SEKULARISASI ISLAM, MUNGKINKAH?

Oleh: Roisah Nurul Jannah

KAMMI Komisariat UPI
Mahasiswa UPI Pendidikan Sejarah 2007

“Sejak tahun 1924, Kemal  Attatruk dengan kekuatannya berhasil mengantarkan dunia Islam pada sebuah ruang sejarah yang untuk pertama kalinya manusia-manusia beriman berjalan tanpa khilafah.  Masa dimana ummat Islam mencari kebenarannya sendiri-sendiri, bahkan  sampai saat ini.”

          Itulah zaman ketika Barat mencapai puncak keberhasilannya, menyingkirkan Islam dari panggung kekuasaan dan politik. Ketika Barat dengan wacana-wacana halusnya menguasai alam pikir manusia-manusia beriman tentang pemisahan agama dan Negara, tentang dunia dan akhirat yang mempunyai ruangnya masing-masing, tentang politik dan Negara yang milik publik dan tentang agama sebagai urusan perorangan. Namun, sebuah bangsa tak lantas berakhir dengan hilangnya khilafah, meski kini dunia dikuasai Barat, Islam tetap ada pada hati-hati yang percaya bahwa khilafah akan kembali menjadi rajanya.

Selengkapnya...
Meretas Perjalanan Gelombang Kedua
Minggu, 21 Februari 2010 22:25

(Seuntai Prolog Kebangkitan Perlawanan)

Oleh : Syamsul Ma’arief

Ketua Umum KAMMI Daerah Bandung


Bismillah…

Dan katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan".
(QS At-Taubah : 105)


Tanpa terasa satu tahun sudah perjalanan ini kita tempuh. Banyak suka dan duka yang telah kita lewati bersama. Ada romantika, emosi jiwa, juga keringat dan air mata telah membasahi kegersangan padang ujian yang kita lewati. Beberapa rencana direvisi dan tidak sedikit posisi yang terganti. Namun kita tidak boleh berhenti bersyukur, karena Allah hanya mengutus mereka yang terpilih –the special one- untuk meneruskan risalah para Nabi dan Rasul. Allah hanya mempercayakan kepemimpinan semesta ini pada mereka yang memang pantas diuji.

Selengkapnya...
 
Menyambut Momentum 100 Hari SBY-Boediono
Selasa, 26 Januari 2010 21:59

(Seuntai Prolog Kebangkitan Perlawanan)

Oleh : Syamsul Ma’arief
Ketua Umum KAMMI Daerah Bandung
 

Memasuki detik-detik akhir menjelang momentum 100 hari masa kepemimpinan SBY-Boediono, situasi dan kondisi terasa mulai memanas. Tidak hanya di Jakarta sebagai pusat pemerintahan, bahkan aura demonstrasi besar-besaran mulai menghangat di sejumlah daerah. Tidak hanya kalangan mahasiswa, kalangan buruh, tani, dan berbagai elemen gerakan pun mulai mempersiapkan diri menyambut tanggal 28 Januari 2010.

Di pihak lain, pemerintah pun tidak tinggal diam. Setelah membuat kesepahaman antar partai politik anggota koalisi, SBY mengumpulkan sejumlah petinggi lembaga negara. Dalam salah satu acara di media elektronik, pakar komunikasi politik, Effendi Ghazali menjelaskan bahwa dalam komunikasi politik yang dilakukan SBY kepada para petinggi lembaga negara tersebut, ada tiga hal yang patut diperhatikan. Yang pertama adalah niat. SBY menjelaskan bahwa niat atau maksud beliau mengumpulkan para petinggi lembaga negara tersebut adalah sebagai ajang silaturahim. Selain itu juga tercium aroma “pengkondisian” para petinggi lembaga negara untuk menjaga stabilitas politik di Indonesia.

Selengkapnya...
 
AGENDA KAMMI KOMISARIAT UPI
Jumat, 05 Februari 2010 09:14

LAUNCHING POLITIC'S INSTITUTE

Waktu : 27 februari 2010

Pukul : 09.00 - 12.00

Tempat : Auditorium PKM UPI Lantai 2

Tema : menciptakan momentum kebangkitan dengan mewujudkan generasi mahasiswa yang cerdas, peka, dan religius

Pemateri : Rijalul Imam S.Hum (Ketua KAMMI Pusat)

Bagi yang berminat untuk mengikuti agenda tersebut, segera daftarkan diri anda melalui sms dengan format:

(Nama_Jurusan_Kampus)

kirim ke : 085295289268 (Ikhwan)

             085220674561 (Akhwat)

Buruan daftar....

 
Ketika Janji Terkhianati
Rabu, 30 Desember 2009 11:07

(SeuntaiProlog Kebangkitan Perlawanan)

 

Selasa, 29 Desember 2009

Bismillah..

Janji suci kembali dikhianati. Padahaldulu betapa manis narasi itu mereka awali. Rabu 23 Desember 2009 adalah salahsatu momentum pengkhianatan janji para wakil rakyat dan juga pemimpin tertinggidi Jawa Barat. Mereka seolah bersepakat dalam hati untuk mengkhianati amanahkepemimpinan dan keterwakilan yang mereka emban. Seluruh fraksi sepakatmenerima Raperda APBD Jawa Barat Tahun Anggaran 2010 untuk kemudian disahkanmenjadi Perda APBD Jawa Barat Tahun Anggaran 2010. Agenda pencerdasan rakyatyang tercantum dalam 20% anggaran pendidikan -sebagaimana tercantum dalamamanat konstitusi- tidak ditepati. Hanya 16% dana yang dialokasikan untukagenda mulia itu.

Selengkapnya...
 
Pendidikan Agama
Senin, 23 November 2009 09:11

PENDIDIKAN AGAMA

PEMBUKA INVESTASI JITU

BAGI PEMBANGUNAN INDONESIA

 

Risma Kharisma
KAMMI Komsat UPI Bandung
Mahasiswa UPI Bandung
Jurusan Administrasi Pendidikan
Semester 7

 

            Kenapa saya memilih judul artikel ini? Karena menurut saya isinya menarik. Kenapa menarik? Karena pendidikan merupakan kunci kesuksesan bagi sebuah Negara. Jika pendidikan dapat tertata dengan baik maka pembangunan Indonesia akan berjalan lancar. Saat ini kondisi pendidikan di Indonesia sangat memprihatinkan. Untuk itu perlu dibangkitkan kembali dengan menempatkan pendidikan agama sebaga kunci utamanya. Karena letak kebangkitan suatu bangsa berawal dari pendidikannya yang sukses baik dari sisi Iptek maupun Imtaq.

Selengkapnya...
 
CATATAN FLASH BACK DM II KAMDA BDG
Minggu, 22 November 2009 19:14

CATATAN FLASH BACK DM II KAMDA BDG

PEMERATAAN DAN PERLUASAN AKSES

Risma Kharisma
Administrasi Pendidikan UPI Semester 7
KAMMI UPI

 

            Masalah ini kenapa saya kaitkan dengan pemerataan dan perluasan akses, karena ini berkaitan dengan permasalahan pendidikan dan kebijakan pendidikan. Ketika saya membuat laporan ini, saya sedang megontrak mata kuliah kebijakan pendidikan dan Alhamdulillah, berkat topic saya ini, saya mendapatkan nilai A untuk mata kuliah ini, tentunya dengan presentasi, sedikit narsis sich, soalnya membawa nama KAMMI juga disana (gapapa da dosennya juga kader ieu…). Mohon masukan tulisan saya ini. Dan ana minta solusi dari antum mesti seperti apa. Setuju tidak dengan solusi yang ana tawarkan, tapi bagaimana dengan penyaluran aspirasi ini? Ana pengen apa yang ana tulis ini bisa nyampe ke yang bersangkutan dan berwenang dalam mengatasi permasalahan ini.

Selengkapnya...
 

Login Form

Salam Ukhuwah


ShoutMix chat widget

Admin Online

JoomlaWatch Stats 1.2.9 by Matej Koval

Kliping Media

Usai Dorong-dorongan, KAMMI dan Polisi Salat Ashar di Tengah Jalan

Detik Bandung - Setelah gagal menembus barisan polisi yang mengamankan Jalan Taman Sari yang menuju Sabuga, sekitar 200 mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan salat ashar di tengah jalan. Aksi mereka ini pun diikuti para polisi.

Selengkapnya...
 
Mahasiswa KAMMI Tolak Pencalonan Tokoh Lama

TEMPO Interaktif, Bandung: Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Daerah Jawa Barat melakukan aksi unjuk rasa menjelang deklarasi pencalonan SBY-Boediono menjadi Calon President dan Wakilnya di Sasana Budaya Ganesa Bandung. "KAMMI Jabar menolak pencalonan kembali SBY, Mega dan JK karena mereka peminpin gagal," ujar Andiyana Ketua KAMMI Jabar.Jum'at, (15/5).

Selengkapnya...
 
Demo KAMMI Sambut Deklarasi SBY-Boediono

Detik Bandung - KAMMI Jabar menggelar demonstrasi mengkritik deklarasi SBY-Boediono. Sekitar 200 orang bergerak dari Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat di Jalan Dipati Ukur menuju Kebun Binatang Bandung, Jalan Taman Sari.

Selengkapnya...
 
KAMMI Jawa Barat Tolak Mega, SBY, dan JK

Suara Merdeka Cybernews - Jakarta, CyberNews. KAMMI Jawa Barat menilai Megawati, SBY, dan JK sebagai sosok yang gagal memimpin Indonesia. Karena itu, KAMMI menyatakan menolak pencapresan ketiga tokoh tersebut.

"Kami menolak pemimpin gagal yaitu Megawati, SBY, dan JK untuk memimpin Indonesia," tegas KAMMI Jawa Barat dalam siaran persnya kepada SM CyberNews, Jumat (15/5).

Selengkapnya...
 
KAMMI Tolak Cawapres Kaki Tangan Kepentingan Asing

Media Indonesia - BANDUNG--MI: Sekitar 150 aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jawa Barat, Jumat (15/5) berunjuk rasa menolak capres dan cawapres yang menjadi kaki tangan kepentingan asing.

Aksi yang digelar aktivis mahasiswa itu berlangsung di sela-sela persiapan Deklarasi pasangan capres/cawapres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono yang akan digelar di Sasana Budaya Ganesha ITB Kota Bandung, Jumat (15/5) malam.

Selengkapnya...
 

KAMMI Bandung Online

KAMMI Garut Online